12 Mei 2014
Hari pertama TAHSIN. 4 Bulan perjalananku dalam
lembaga dakwah ini. Ada sedikit kekecewaan ketika melihat para peserta serempak
ijin tidak mengikuti pada hari pertama, dan hanya segelintir saja yang datang.
Ada sedikit rasa sedih. Apa daya? Bahwa yang kuhadapi selama ini adalah manusia
yang selalu menghadirkan perasaan dalam setiap aktivitasnya, penuh prasangka,
dan terbalut oleh emosi. Sedih ini masih melekat.
Sudahlah, kembali pada niat. Aku memang belum
mendapat apa yang kucari dalam lembaga ini. Aku juga belum bisa menjadikan
lembaga ini sebagai rumah bagiku, tempat curahan bahagia dan sedihku. Sesak
inipun masih membelenggu. Setidaknya masih ada sisa-sisa semangat yang masih
bisa kubangkitkan.
Mungkin selama ini niatku salah. Mungkin yang
kukejar selama ini hanya dunia. Aku lupa bahwa ada tujuan yang lebih dari itu.
Kenapa aku harus bersedih? Ada Allah yang mau mendengarkanku.
Entah, aku hanya menginginkan sebuah ketenangan.
Ingin mencicipi bahagia ketika aku menangis karena rindu pada-Nya, takut akan
amarah-Nya, mengharapkan keridhoan-Nya. Entah bagaimana caranya, aku ingin
mendapatkan itu. Sesuatu yang masih tergantung di atas awan sana.

Komentar
Posting Komentar