9 Mei 2014
Aku berada dalam kegelisahan yang sungguh amat sangat aku ingin lepas darinya. Wahai, aku tak tahu perasaan apa ini. Sesak kesekian yang sepanjang hari harus aku rasa.
Aku tak tahu kapan benih amarah ini muncul. Antara dendam, benci, marah berkecamuk dalam daging kecil yang mulai mengeras ini.
Oh, hati ini sangat kering, begitu gersang. Hujan, kenapa kau enggan menyirami hati yang mengeras ini? Aku tak tahu kapan gejolak ini berawal. Yang aku tahu, aku begitu dekat dengan dendam, kemalasan, kegelisahan. Sungguh aku ingin keluar dari keadaan ini.
Hati kecil ini ingin menangis. Jiwa yang meronta-ronta teraliri oleh keikhlasan, ketulusan, kedamaian. Wahai, dimana dapat kutemukan?
Komentar
Posting Komentar