#Pengencurhat
#Pengencurhat
Gapunya temen (manusia) curhat
Aku memiliki 4 cemeng (anak kucing) yang bernama Eko, Dwi, Tri, dan Catur. Pagi ini Mamaku bilang, "Tri itu matanya besar, cantik, seperti Adriana (yang di sinetron Anak Jalanan itu lho)", terus bilang lagi, "Kalau Dwi imut, hidungnya merah. Nah, Catur paling bregas", begitu terus sambil memegangi mereka satu persatu.
Sejujurnya aku tak melihat Tri mirip Cut Meyriska.
Di hari lain aku mengikuti suatu seminar, ada pernyataan dari pemateri seperti ini, "Manusia cenderung selalu melakukan hal-hal yang menguntungkan baginya"
Hari ahad minggu lalu, ketika hendak berangkat tahsin, aku terjebak hujan, banjir. Orang-orang sampai berenang menggunakan pelampung, alhasil si Mimi (tungganganku) tak bisa jalan. Ustadzahku menjemputku dan mencarikan bengkel yang letaknya jauh dari tempatku semula.
Melihat melampaui batas, mukmin (orang yang beriman) selalu memiliki penglihatan yang berbeda dari umat lainnya. Ia selalu bisa mengambil hikmah dari apapun yang ditemuinya. Ia cenderung mengambil langkah yang selalu menguntungkan bagi akhiratnya, yang paling diridhoi oleh Tuhannya.
Jika orang yang tidak beriman melihat kesulitan (dalam pandangan manusia) sebagai musibah, seorang mukmin akan senantiasa berprasangka baik pada Allah. Ketika dicoba ia bersabar, ketika diberi nikmat ia bersyukur.
"... Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya....." (QS. Al Baqarah:286)
Gapunya temen (manusia) curhat
Aku memiliki 4 cemeng (anak kucing) yang bernama Eko, Dwi, Tri, dan Catur. Pagi ini Mamaku bilang, "Tri itu matanya besar, cantik, seperti Adriana (yang di sinetron Anak Jalanan itu lho)", terus bilang lagi, "Kalau Dwi imut, hidungnya merah. Nah, Catur paling bregas", begitu terus sambil memegangi mereka satu persatu.
Sejujurnya aku tak melihat Tri mirip Cut Meyriska.
Di hari lain aku mengikuti suatu seminar, ada pernyataan dari pemateri seperti ini, "Manusia cenderung selalu melakukan hal-hal yang menguntungkan baginya"
Hari ahad minggu lalu, ketika hendak berangkat tahsin, aku terjebak hujan, banjir. Orang-orang sampai berenang menggunakan pelampung, alhasil si Mimi (tungganganku) tak bisa jalan. Ustadzahku menjemputku dan mencarikan bengkel yang letaknya jauh dari tempatku semula.
Melihat melampaui batas, mukmin (orang yang beriman) selalu memiliki penglihatan yang berbeda dari umat lainnya. Ia selalu bisa mengambil hikmah dari apapun yang ditemuinya. Ia cenderung mengambil langkah yang selalu menguntungkan bagi akhiratnya, yang paling diridhoi oleh Tuhannya.
Jika orang yang tidak beriman melihat kesulitan (dalam pandangan manusia) sebagai musibah, seorang mukmin akan senantiasa berprasangka baik pada Allah. Ketika dicoba ia bersabar, ketika diberi nikmat ia bersyukur.
"... Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya....." (QS. Al Baqarah:286)

Komentar
Posting Komentar