Tragedi kalkulator #2

Alhamdulillah, aku lega. Terimakasih yaa Syakur, kau berikan kemudahan pada Dik Nurul. Ceritanya ini terusan dari penyesalanku di pagi ini. 

Kutunggu Dik Nurul sampai selesai mengerjakan soal. Niatnya mau minta maaf. Ketika keluar ruangan, loh dia cengengesan. Langsung saja dia berikan sebuah kalkulator yang tak kukenal padaku. "Loh, ini punya siapa?", tanyaku. Dia jawab, "Gatau, tadi ada bapak-bapak ngasih ini ke aku". Aku bingung, "Kenapa dikasih ke aku?". Dia jawab, "Ya kan tadi Mbak sms nitipin ini ke Fajar kan? Ya udah, Mbak harus tanggung jawab dengan mengembalikan kalkulator ini". Huh, dasar! Aku 2 jam mengkhawatirkanmu Dik. Tapi ya sudah lah aku lega, sekarang tugasku mengembalikan kalkulator ini. Masalahnya, ini punya siapa?!

Komentar

Postingan Populer