AC


Serombongan keluarga memasuki sebuah ruangan eksklusif sebuah restoran yang terletak di Jalan Prambanan-Piyungan, nampaknya sedang merayakan ulang tahun salah satu anggotanya. Hari itu, 10 April 2016. Cuaca terasa panas, menyengat seluruh badan.

“Polin AC-nya!”

“Ini udah paling pol, 160 C”

“Kok masih panas, nggak mutu AC-nya”

Kira-kira begitu bunyi percakapan beberapa anggota. Ada yang memilih keluar ruangan, ada yang memilih sesegera mungkin menghabiskan makanan, terlihat suasana begitu hangat, atau mungkin saking hangatnya sampai mandi keringat. Entah.

Ada yang menarik dari keluarga ini, ialah AC. Mungkin pernah terjadi pada diri saya dan beberapa diantara kalian. Mereka sibuk dengan AC dan menyalahkannya karena tak memberikan efek apa-apa, tanpa memperhatikan bahwa pintu terbuka lebar.

Kita seringkali menyalahkan “masalah” yang datang menghampiri kita dan lebih fokus untuk mendatangkan hal baru tanpa berusaha menutup pintu masalah. Sebanyak apapun kita datangkan hal baru tersebut, jika pintu masalah terbuka lebar, niscaya masalah itu akan terus datang, seperti udara panas yang masuk kedalam ruangan.


Ah, hari ini saya mendapatkan hikmah yang begitu indah. Allah selalu menyusupkan hikmah disela-sela peristiwa yang tidak terduga

Sumber gambar pendukung:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgicjnhocfjzfZcT6dJw-7ffdm1P733LCj4YrZ1Ll-vaTCr5pCy3p175XJkL8ufk4AM_F3q3Shi-YlbAkLEXuNclFSexap_Zacw_YSm_xvkWCO7MCtKhEQZKFPxd8I-3e7ktlMfZ8jaSTk/s1600/fan.gif

Komentar

Postingan Populer